Oryou-san

Gue aja bingung nulis judulnya yang enak apa. Intinya, gue mau sedikit cerita-cerita soal Oryou-san ini.

Sebagai pemain mobage (mobile game) terbangsat abad ini—FGO—gue sebenarnya tipe pemain yang MALAS baca cerita/lore. Sampai gue nulis artikel ini, cerita dari gamenya yang beneran gue baca itu ya cuma Singularity Babylonia, event Fate/Accel Zero Order (event kolaborasi sama Fate/Zero), Singularity E Pluribus Unum (dari tengah cerita sampai akhir, kalo gak salah ingat), sama event Halloween yang rewardnya Eli Alter Ego. Oh, sama prolog-nya Lostbelt yang bulan Desember itu juga gue baca (akhirnya paham kenapa Da Vinci jadi loli).

Kenapa gue malas baca cerita/lore? Karena panjang dan lamaaa banget. Tahu sendiri Fate series itu suka bikin yang aneh-aneh dan gak masuk akal. Sudahlah rumit, ribet, ceritanya panjang lagi. Apalagi yang di Singularitas, beuh, gue gak kuat bacanya saking panjangnya. Mau gelut sama bos, tapi narasinya panjang banget. Ditambah gue orang yang sebenarnya gak suka ribet dan gak bisa mikir yang terlalu susah-susah. Jadilah gue hampir enggak pernah baca ceritanya itu.

Tapi setelah gue pikir-pikir, cerita yang gue baca di event malah lumayan pendek dan lebih ringan dibanding masa cerita utamanya. Mungkin karena cuma sampingan dan buat lucu-lucuan aja kali, ya? Kayak di Halloween, semua pusing sama si Eli yang suka konser itu dan rebutan kastil aja pokoknya sampe ada piramid terbalik segala di kastil gaya barat. Terus kalo di event Fate/Accel Zero Order, bahas soal Counter Force yang sampe detik ini gue gak ngerti itu apa dan tentu karena ada Waver tersayang di situ (ceritanya lebih serius, btw).

Bicara soal event di FGO, salah satu yang paling populer adalah event GUDAGUDA. Sebenarnya gue juga belum pernah baca cerita di dalam gamenya, tapi gue pernah lihat di YouTube dan beberapa halaman komiknya soal GUDAGUDA itu. Beneran lucu dan ringan banget isinya. Akhirnya di event GUDAGUDA ketiga kali ini (saat artikel ini ditulis), gue baca ceritanya. Masa baru chapter pertama aja sudah ada dialog macam gini.

Tuh, gak usah sok edgy makanya.

Motivasi gue untuk baca cerita event kali ini selain karena banyak waktu luang adalah karena kepincut sama free servant di event ini. Bukan sama Sakamoto Ryouma-nya, tapi sosok yang nyangkut sama dia, Oryou-san. Pertama kali gue lihat Oryou-san itu pas gue masih mainin FGO versi JP. Karena gak bisa baca huruf bulan, sudah jelas ceritanya gue skip semua. “Pas battle, kok lucu ya dialognya Oryou-san ini,” begitu batin gue kala itu. Pokoknya sejak itu, gue udah suka sama Oryou-san ini. Rasa suka gue pun makin bertambah begitu baca ceritanya di event kali ini.

Oryou-san

Sosok wanita yang selalu mengikuti Ryouma ini jelas bukan manusia. Dari yang gue baca, dia ini sebenarnya makhluk gaib yang di segel di sebuah tombak. Secara tidak sengaja atau karena ketidakbijaksaannya, Ryouma pun melepas segel itu. Tadinya nih, makhluk yang disegel itu ingin langsung melahap Ryouma, tapi dia malah jatuh cinta dan sejak saat itu jadi terus mengikutinya. Wujud aslinya sih kayak naga, tapi dia kayak setingkat di bawah naga gitu. Aslinya sih dia bisa berubah jadi naga kalau dia mau naik ke langit (gitu yang gue tangkap dari lore-nya). Sayangnya, dia enggak pernah berubah menjadi naga. Waktu Ryouma terbunuh, dia sedang tidak berada di dekat Ryouma sehingga enggak bisa menyelamatkannya. Karena terlalu sedih dan mungkin karena sangat menyesal, dia pun tinggal dan berdiam di lautan yang dalam dan enggak pernah naik ke langit. Gitu, deh.

Lupakan yang sedih-sedih, gue mau cerita kenapa gue kepincut sama dia. Meski sekilas terlihat menyeramkan dan suka mengancam untuk memakan manusia, dia ini sebenarnya perhatian dan lucu banget tingkahnya. Dialognya waktu kita di shop event aja lucu banget. Gue ambil salah satunya, deh.

Oryou: This here's a little side-gig of the Sakamoto Detective Agency, also known as Oryou-ya. Come on, buy, give Oryou your money, let Oryou eat you.

Ryoma: Uh, don't eat them...
Anyway, if you see anything that'll come handy, go ahead and take it.

Seperti yang gue bilang sebelumnya, bentuk kelucuannya juga terlihat dari interaksinya dengan Ryouma, baik dialognya pas battle, maupun di dalam cerita event-nya. Contohnya ada di salah satu dialognya pas NP. Masa mau mengeluarkan NP, masih bisa bercanda bilang, “Yeay, peace, peace,” gitu? Tuh lihat Artoria, dirapal yang serius terus teriak “Excalibur”-nya gak nyantai. Yang bikin merinding gitu, lo. Ini Mbak Oryou malah santai aja, udah gitu songong lagi. Kasihan Ryouma harus harus selalu nengahinnya.

Pas baru-baru kenalan aja udah bikin geleng-geleng kepala.

Atau pas kita lagi kena luka tembak, dia cuma bilang.

Perhatian, sih. Tapi tetap aja ….

Inti dari cerita gue yang gak penting kali ini adalah, Oryou-san itu lucu. Udah, itu aja. Gak perlu pake suara-suara nyaring loli kayak ChaCha (tapi emang lucu sih suaranya) atau ara-ara onee-san yang malah bikin gue merinding geli. Tingkahnya lucu, agak songong, tapi sebenarnya baik dan perhatian. Ditambah dia juga kuat dan dengerin kata Ryouma.

Jadi gimana? Apa kalian mau punya stalker kayak Oryou-san?