Arknights CC#0 Diary: Day 1-2

Yap, betul sekali. Kalau orang zaman sekarang mendokumentasikan sesuatu biasanya dalam bentuk video, saya malah bikin catatan harian si boy di sini.

Ah, Contingency Contract alias CC, event paling akbar, heboh, meriah, dan hype dari gim tower defense kesayangan para wibu, Arknights. Bahkan jauh-jauh hari sebelum event ini datang, para pemain alias Dokutah rela mencari berbagai referensi dan guide yang berseliweran di jagat maya. Entah dalam bentuk pos di laman web, halaman penggemar di Facebook, grup, maupun video berbagai penjelasan dan strategi di YouTube. Kenapa begitu? Sederhananya, karena event ini sangat menantang. Selain itu, event ini sering menjadi ajang pamer alias flexing dan sangat cocok untuk dijadikan konten, seperti yang sedang saya lakukan saat ini.

Sebelum bercerita, saya akan memberi garis besar mengenai event ini. Para pemain ditantang untuk menyelesaikan stage atau map hingga tingkat kesulitan tertinggi yang bisa dicapai. Tingkat kesulitan dalam event ini disebut risk. Makin tinggi risk, makin susah pula untuk diselesaikan. Kesulitan yang dimaksud adalah dengan sadar dan sengaja menggunakan efek yang memperkuat musuh dan melemahkan karakter yang digunakan pemain. Efek ini disebut sebagai contract. Kalau bingung, singkatnya risk adalah level kesulitannya, contract adalah isi efeknya. Intinya, event ini sebenarnya hanya menyusahkan diri sendiri, tapi di situlah letak keindahannya.

Event CC kedua yang berlangsung selama dua minggu ini menghadiarkan stage yang lebih banyak dibanding sebelumnya. Tampilan dan mekanisme terkait dengan contract-nya pun sedikit berubah, tapi cara kerjanya tetap sama.

Day 1

Begitu membuka map event, tentu saja saya langsung gas menjajal stage hariannya. Karena hari pertama, sebenarnya ada waktu satu setengah hari untuk menyelesaikannya. Tapi saya sudah keburu panas dengan pos “kelar” yang bertebaran di lini masa. Pas dibaca-baca, ternyata contract harus dibuka manual alias dimainkan beberapa kali dulu. Tidak seperti di CC sebelumnya yang semua contract-nya sudah terbuka dan tinggal dipilih untuk menyelesaikan misi harian dan mencapai risk 8. Tadinya saya merasa agak repot karena tidak bisa sekali jalan. Tapi toh ujung-ujungnya bakal restart dan mengulang terus juga kalau TEEET … TEEET … TEEET alias jebol. Untung saja event ini tidak memakai stamina alias sanity, jadi bisa diulang berapa kali pun sampai puas.

Map hari pertama ini sebenarnya enak karena jalur musuh yang cukup straightforward dan gak belok kemana-mana. Ada juga sebuah jurang yang bisa dimanfaatkan oleh operator kelas Specialist untuk menarik musuh. Tapi sebagai pemain yang malas tidak pandai menggunakan operator Specialist, saya pun tidak memanfaatkannya. Musuh hari pertama cukup menyebalkan dan bikin gregetan. Bagaimana tidak, ada laba-laba meledak, kepiting besi, dan siput-siput bangsat yang mengurangi defense operator. Selain itu, contract level 3 hari pertama pun sangat menyebalkan, membuat defense operator terasa seperti kerupuk dan modar dalam sekejap. Bahkan keberadaan operator Medic dan Defender healer pun tidak banyak membantu.

Siput-siput bangsat.

Hal ini membuat urutan deploy operator dan pengaturan aggro menjadi sangat penting. Karena tertantang, saya memberanikan diri untuk mengambil contract level 3 tersebut sekaligus beberapa contract tambahan yang lain untuk mencapai risk 8 dan menyelesaikan misi harian. Berbekal Hoshiguma pinjaman, siput-siput kurang ajar itu pun berhasil dilibas oleh tamengnya.

Kapan saya punya Hoshiguma?

Day 2

Berbeda dengan hari pertama, entah kenapa hari kedua terasa lebih menyenangkan. Kali ini saya tidak langsung memainkan map hariannya, melainkan mencobanya melalui map latihan yang disediakan terlebih dahulu. Meski contract di dalam map latihan akan berbeda dengan map harian, saya putuskan untuk mencobanya saja sekalian membuka contract yang masih terkunci di map harian.

Awalnya agak kaget karena ada roadblock dan saya sangat tidak terampil perihal menempatkan roadblock dengan baik. Tapi di percobaan kedua dan seterusnya, saya putuskan untuk memakai Liskarm saja sehingga hanya memakai satu roadblock untuk mengubah jalur musuh di kiri-atas. Karena jarak serangan Ch’en yang tidak memungkinkan, kali ini saya memasangkannya dengan operator Sniper. Tadinya sih pakai Meteor, tapi ternyata kurang cepat untuk membunuh musuhnya. Bicara soal musuh, hari kedua ini tidak menyebalkan seperti hari pertama. Mungkin yang perlu diwaspadai cuma tuyul yang bisa menembus blokade operator itu saja. Tapi jumlahnya tidak banyak sehingga tidak terasa mengganggu.

Liskarm si baterai SP.

Untuk menghalau musuh yang keluar dari kiri-atas, beberapa pemain mungkin akan memilih untuk memperlambatnya dengan operator Specialist seperti Ethan dan Manticore atau sekalian taruh Sniper yang banyak. Tapi saya lebih suka memakai operator Supporter untuk memperlambatnya. Kalau musuhnya tidak keburu terbunuh sebelum sampai ke belakang, skill Istina siap ditekan untuk memberi efek slow lebih konsisten. Kalau toh tetap sampai ke belakang, Sniper atau Caster yang ada di atas seharusnya bisa menyelesaikannya sebelum sempat diblok oleh operator yang di bawah (damage musuh ini terlalu perih, jangan sampai musuhnya nge-hit pokoknya). Oh iya, salah satu yang bikin saya gembira di hari kedua ini, contract yang membatasi penggunaan roadblock sudah menambahkan risk sebanyak dua level!

Pakai Eyja supaya Volcano-nya bisa ngeratain musuh yang tersisa.

Permanent Map Progress

Saya mencoba map ini di hari pertama, itu pun hanya sampai risk 8 atau 10 saja kalau tidak salah. Tapi berbeda dengan event CC sebelumnya, map kali ini terasa lebih ramah untuk pemainnya. Progress saya di hari pertama bisa dibilang agak pelan karena masih fokus membuka contract sembari menjajal beberapa strategi yang bertebaran dimana-mana.

Di hari kedua, saya cukup iri melihat beberapa teman saya yang sudah menyelesaikan risk 18, sedangkan saya baru selesai membuka semua contract di level dua dan dua buah contract di level tiga. Tadinya saya juga ingin langsung menjajal risk 18, tapi Hoshiguma ternyata tidak muncul di support list saya. Sisanya, saya hanya mencicil beberapa misi “menggabungkan contract” dan berhasil mencapai risk 12. Mungkin besok saya baru akan menjajal risk 18, mungkin juga saya akan menunggu minggu depan untuk mendapatkan contract yang lebih ringan saja.